Rabu, 08 Mei 2013

[Ringkasan] Besaran dan Pengukuran




1.      Besaran fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka.
2.      Contoh panjang, massa, dan waktu.
3.      Berdasarkan penetapan, besaran fisika ada dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.
4.      Berdasarkan arah, besaran fisika ada dua, yaitu besaran scalar dan besaran vector.
5.      Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari satuan besaran lain.
6.      Tujuh besaran pokok berikut satuannya dalam SI (Sistem International) yaitu =
-          Panjang                -> meter (m)
-          Massa                   -> kilogram (kg)
-          Waktu                   -> sekon (s)
-          Suhu                      -> kelvin (K)
-          Kuat arus              -> ampere (A)
-          Intensitas cahaya                       -> candela (Cd)
-          Jumlah molekul    -> mol
7.      Satuan baku adalah satuan yang didasarkan pada SI (Satuan-satuan pokok m, kg, s, dan turunannya beserta konversinya dengan menggunakan awalan)
8.      Satuan lainnya disebut satuan tak baku.
9.      Contoh satuan tak baku =
-          Feet
-          Inch (panjang)
-          Tombak (luas)
-          Knot (kelajuan)
-          CmHg (tekanan)
10.  Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok.
11.  Contohnya =
-          Luas (m2)
-          Volume (m3)
-          Massa jenis (kg/m3)
-          Kecepatan (m/s)
-          Percepatan (m/s2)
-          Gaya       = massa x percepatan = kg m/s2 = N (newton)
-          Tekanan = Gaya : Luas = N : m2 = Pa (pascal)
-          Usaha     = gaya x jarak = Nm = J (joule)

12.  Besaran scalar adalah besaran yang hanya memiliki besar dan tidak memiliki arah. Beberapa contoh besaran scalar adalah semua besaran pokok ditambah massa jenis, tekanan, dan energy.
13.  Besaran vector adalah besaran yang memiliki besar dan sekaligus arah.
14.  Beberapa contoh besaran vector =
-          Perpindahan
-          Kecepatan
-          Percepatan
-          Gaya
15.  Pengukuran adalah membandingkan besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan
16.  Alat ukur standar harus memenuhi 3 syarat, yaitu =
a.      Tetap, tidak mengalami perubahan dalam keadaan apapun
b.      Dapat digunakan secara internasional
c.       Mudah ditiru.
17.  Untuk menghindari penulisan angka besar atau angka sangat kecil jika digunakan satuan meter (m), gram (g), sekon (s), dan lainnya. Maka dibuatlah satuan-satuan pengali atau pembagi, dengan menggunakan awalan-awalan yang diletakkan di depan satuan.
18.  Sebagai contoh awalan kilo (k) menyatakan ribuan
-          1 km     = 1000 m
-          15 km   = 15000 m
19.  Sedangkan awalan mikro (µ) menyatakan seperjuta,
-          1 µm    = 1/1.000.000 m
-          25 µm = 25/1.000.000 m

Satuan
Awalan
Singkatan
Pangkat dari 10
Pengali
atto
a
10-18
femto
f
10-15
pico
p
10-12
nano
n
10-9 = 1/1.000.000.000
mikro
µ
10-6 = 1/1.000.000
mili
m
10-3 = 1/1.000
centi
c
10-2 = 1/100
deci
d
10-1 = 1/10
Pembagi
deca
da
101  =10
hecto
h
102 = 100
kilo
k
103 = 1.000
mega
M
106 = 1.000.000
giga
G
109 = 1.000.000.000
tera
T
1012
peta
P
1015
exa
E
1018

20.  Standar panjang menggunakan jarak yang ditempuh oleh cahaya. Satu meter ditetapkan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama selang waktu 1/299.792.458 sekon.
21.  Alat ukur panjang berdasarkan urutan ketelitian, sebagai berikut =
-          Pita ukur, ketelitian 0,1 cm = 1 mm
-          Mistar, ketelitian 0,1 cm = 1 mm
-          Jangka sorong, ketelitian 0,01 cm = 0,1 mm
-          Micrometer sekrup, ketelitian 0,01 cm = 0,1 mm

22.  Kesalahan paralaks adalah kesalahan membacda skala alat ukur (misalnya mistar) yang disebabkan oleh dua hal, yaitu =
a.      Posisi mata yang tidak tepat
b.      Benda yang diukur tidak menyentuh tanda skala

23.  Untuk menghindari kesalahan paralaks, pastikan bahwa =
a.      Pandangan mata tegak lurus terhadap mistar ketika membaca skala
b.      Benda diletakkan rata pada meja dan menyentuh tanda skala

24.  Massa adalah besaran yang menyatakan jumlah materi yang dikandung oleh suatu benda.
25.  Standar massa adalah sebuah silinder yang terbuat dari bahan platinum-iridium yang masanya ditetapkan satu kilogram.
26.  Standar massa ini disimpan di Lembaga Berat dan Ukuran Internasional, di dekat Paris.
27.  Alat ukur massa yang sering digunakan di laboratorium =
-          Neraca dua lengan
-          Neraca berlengan sama
28.  Alat ukur massa lainnya =
-          Neraca pasar
-          Neraca lengan tunggal
-          Neraca tiga lengan
-          Neraca elektronik
29.  Waktu adalah suatu konsep besaran yang sedikit abstrak dan biasanya diukur berdasarkan kejadian yang berulang secara teratur, seperti detak jantung, getaran bandul, getaran pegas, dan getaran kristal kuarsa.
30.  Satuan waktu yang digunakan dalam keseharian, yaitu =
1 menit    = 60 sekon
1 jam       = 60 menit = 3600 sekon
1 hari       = 24 jam = 24 x 3600 sekon = 86.400 sekon
1 windu    = 8 tahun
1 abad     = 100 tahun



Tidak ada komentar:

Posting Komentar